-->

Sektor Ekonomi Kreatif Dapat Perhatian Pemkab Sanggau

Editor: Redaksi author photo
SuaraSanggau.co.id.Sanggau
Sebanyak sepuluh orang anggota kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Batu Posok Desa Penyeladi mengi kuti pelatihan kerajinan Kriya,diseleng
garakan Dinas Pemuda, Olah raga di Gor Balai Betomu,dibuka bupati Sanggau Paolus Hadi Selasa (7/9/2021).

Dalam sambutannya Bupati Sanggau mengatakan, saat ini kita masih berhadapan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak pada hampir seluruh sendi kehidupan masyarakat, termasuklah  pertum buhan ekonomi.

Salah satu sektor yang dapat berta han ,saat pandemi dan perlu menda pat perhatian kita adalah sektor ekonomi kreatif,dan hari ini saya membuka pelatihan kerajinan Kriya dengan pemanfaatan limbah kayu yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar).

Pelatihan akan berlangsung selama 2 hari,diharapkan kepada peserta me
ngikutinya dengan tekun sehingga,
ilmu yang didapat pada pelatihan ini bermanfaat dapat meningkatkan perekonomian keluarga.

Bupati berharapkan dengan kegiatan ini,akan muncul bibit-bibit pelaku ekonomi kreatif yang mampu berinovasi, beradaptasi dan berkolaborasi,dengan berbagai pihak
sehingga dapat menghasilkan berupa sounvenir khas Sanggau terutama souvernir kriya bermotif Sabang merah.
Yang namanya Souvernir il kata bupati barangnya mudah dibawa tidak besar dan murah,dahulu souvernir Sanggau ini cukup 
dikenal sampai tingkat Nasional,Yaitu Bandoeng (Sarana Transportasi Air) dan kini talah menghilang.

Ia berharap melalui pelatihan ini dapat dikembangkan,yang berdasar kan pada kearifan lokal,  bercirikan kekhasan daerah dibidang kriya,
sehingga  tercipta pelaku usaha ekonomi kreatif Kabupaten Sanggau,”ujar Paolus Hadi.

Bahkan bupati sempat menanyakan 
kepada peserta,kalian bisa bikin apa dari kulit kayu ini, satu buah bisa selesai berapa hari.

Saya pribadi akan membeli 
Souvernir hasil dari pelatihan ini sebanyak 1000.itu akan dipromosi
kannya keluar,apakah kalian bisa me
ngerjakannya sebanyak itu, sebelum 
tanggal 23 Oktober,tanya bupati.
Siap pak jawab salah seorang peserta yang di ketahui adalah sebagai ketua Pokdarwis.

Saya juga berharap untuk kedepan, orang Sanggau belilah apa yang menjadi ciri khas kita,termasuk batik Sabang merah,”kadang saya melihat
banyak PNS pada hari jum'at memakai batik dari luar,bukan batik
Sabang Merah siapa lagi yang akan menghargai karya daerah ini, kalu bukan kita sendiri harapnya.

Tantangan mereka sekarang,adalah bagaimana mereka punya tempat, etalase untuk menjual hasil kriya ini,” ucap Paolus Hadi.

Hadir dalam pembukaan,Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sanggau Arita Apolina dan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disporapar Kabupaten Sanggau Rizma Aminin, Camat Kapuas Jemain, Kades Penyeladi Zainab serta undangan lainnya.

Mengawali Sambutan bupati 
Plt. Kepala Disporapar Kabupaten Sanggau Rizma Aminin, melaporkan bahwa salah satu tujuan kegiatan ini untuk membantu para pengrajin lokal yang terdampak pandemi Covid-19.

“Salah satu tujuan kegiatan ini adalah agar para pengrajin lokal yang terdampak pandemi Covid-19 terbantu dapat menghasilkan karya seni yang diharapkan. dapat meningkatkan taraf ekonomi nantinya”, ujar Rizma Aminin.(Herman)

Share:
Komentar

Berita Terkini