-->

Bebas Jalani Hukuman,Sigit Ajukan Peninjauan Kembali (PK) Ke MA

Editor: herman syah author photo
Sigit Purnomo,menunjukan petikan Putusan PK Mahkamah Agung
Suara Sanggau.Co.id. Sanggau
Sigit Purnomo,PNS pada Dinas Peker jaan Umum kabupaten sanggau,telah bebas menjalani hukuman yang dijatuhkan kepadanya .
Ia divonis 1 tahun penjara denda sebesar Rp 50 juta, dengan ketentuan apa bila denda tidak dibayar,diganti dengan pidana selama 1 bulan kurungan oleh Pengadilan Negeri (PN) Pontianak pada perkara  No :44/Pid.Sus/Tp.Koropsi/2015/PN.Ptk tanggal 28/04/2016.

Tidak terima dengan putusan itu Sigit Purnomo,mengajukan banding  di Pengadilan Tinggi,upaya banding yang dilakukannya P.T menolaknya,pada
19 Juli 2016 ,menguatkan putusan PN Pontianak.
Iapun melanjutkan kasasi ke Mahkamah Agung, lagi lagi putusan MA menguatkan putusan Pengadilan Negeri Pontianak
 hingga inkrah pada 26 Januari 2017 iapun di eksekusi masuk penjara.

Ia didakwa telah melakukan koropsi pada proyek irigasi  Kecamatan Jangkang Kabu paten Sanggau 8 Desember  2010, dengan pagu dana Rp14,5 Miliar sebelum addendum.

Menurutnya Sugit Purnomo, pelak sana kegiatan tersebut adalah PT Citra Bangun Adigraha KSO PT Bima Putra Bangsa. Dua orang kontraktor, Hari Liewar nata alias Apin dan Bambang Widianto telah lebih dulu divonis bebas (vrijspraak) di PN Pontianak.

Panitia Lelang, divonis empat tahun dan konsultannya Nurcahyo Wiyono tiga tahun.Saya  selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) diganjar setahun penjara,kontraktor bebas, dimana letak keadilan katanya

Ia juga mendapat surat pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH dari BKPSDM Sanggau, seiring keluarnya SKB 3menteri  inilah yang menambah penderitaan katanya.

Ia bertekad  jika bebas nanti akan mengajukan PK (PeninjauanKembali) mencari keadilan  katanya,ketika memberikan ketetangan senin 16 Mei 2022

Permohonan PK yang diajukannya 
No3/akta.Pid-TPK.PK/2021/PN.PTK

Putusan PK onslag atas nama Sigit Nomor 259 PK/Pid.Sus/2022 diputuskan dalam rapat musyawarah Majelis Hakim pada Rabu 30 Maret 2022. Majelis Hakim diketuai Sri Murwahyuni SH MH, dengan anggotanya Dr Gazalba Saleh SH MH dan Dr Yunianto SH MH dengan Panitera Pengganti Maruli Tumpal Sirait SH MH.

Majelis Hakim Mahkamah Agung mengabulkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) dan menyatakan Sigit tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagai mana dakwaan Primer.

Menyatakan terpidana yangdimaksud
terbukti melakukan perbuatan yang di
dakwakan dalam dakwaan subsidair
tetapi,perbutan tersebut tidak merupakan suatu pidana.

Melepaskan terpidana  dari segala tuntutan hukum.Memulihkan hak-hak terpidana dalam kemampuan,kedudukan,harkat serta martabatnya.

“Saya mengucapkan syukur karena sejak awal yakin dan tidak melakukan apa yang telah dituduhkan
Ia merasakan sangat tertekan batin karena telah menjalani hukuman dipenjara,sehingga melakukan Peninjauan kembali,dan kepedihan itu akan terobati.
Ia juga akan melakukan koordinasi dengan Bupatinya  Sanggau dalam hal yang ini kepala BKPSDM menyangkut status PNS.


Herman
Share:
Komentar

Berita Terkini