-->

Disperindagkop dan UM Sanggau Latih UMKM Agar Lebih Trampil.

Editor: herman syah author photo
    Kadis Perindagkop dan UKM Sanggau
    Syarif Ibnu Marwan Al-Kadri

SuaraSanggau.co.id.Sanggau
Pemkab Sanggau melalui Dinas Perindus trian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkop dan UM) berkomitmen akan terus mensupport agar UMKM dan koperasi mampu bertahan, tumbuh dan  berkembang meski kita masih di tengah  pandemi Covid-19.

Karena perkembangan ini akan berdampak
terhadap peningkatan.perekonomian keluarga,untuk itu UMKM  perlu kita berikan pelatihan,guna meningkatkan keterampilan dan.pengetahuannya.

Hal tersebut,dikatakan kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkop dan UM) Kabupaten Sanggau Syarif Ibnu Marwan Al-Kadri diruang kerjanya Rabu (15/6/2022).

Dijelaskan Sy.Marwan,jumlah UMKM di kabupaten sanggau,sebanyak 5.940 UMKM  terdiri dari UM 5624,kecil 273 dan menengah 43.kesemuanya ini produktif  dapat membantu pemerintah daerah dalam.hal mengatasi pengangguran,karena jika.UMKM jika produksi tentunya memerlukan.tenaga kerja baik di bidang.industri maupun pemasaran, agar.tetap produksi tentunya perlu kita bina.

Tahun ini kata Sy.Marwan,pihaknya mendapat kan anggaran non fisik untuk mengadakan pelatihan UMKM dan kelembagaan koperasi yang ada di Sanggau,"
Dikatakannya,, pelatihan tersebut menyasar empat angkatan UMKM dan koperasi.

Pelatihan tersebut,untuk meningkatkan pemahaman kewirausahaan UMKM di Sanggau. Apalagi, beberapa UMKM sempat mengalami goncangan akibat pandemi Covid-19. bekakangan ini.yang diperbolehkan mengikuti pelatihan  wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan terdaftar di Kementerian Koperasi,.

Latihan itu,dillakukan secara bertahap  sekali pelatihan pesertanya antara 35-40 orang. Mudah-mudahan pelatihan ini bisa terlaksana setiap tahun sesuai kebutuhan,harapnya.

UMKM yang sudah pernah mengikuti pelatihan secara otomatis tidak bisa lagi mendaftar atau mengikuti pelatihan, karena pendaftaran dilakukan dengan nomor induk KTP (NIK). Jadi, tidak mungkin ada yang ikut dua kali karena pendaftaran melalui sistem elektronik pangkasnya.(man)
Share:
Komentar

Berita Terkini