-->

Perumnas IV Masuk Kubu Raya,Masyarakat Jangan Takut Kehilangan Haknya

Editor: herman syah author photo
  Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan

Suara Sanggau.co.id.Kubu Raya 

Wilayah Perum IV resmi masuk ke Kabupaten Kubu Raya hal ini berdasarkan Permendagri Nomor 52 Tahun 2020 tentang Batas Daerah Kota Pontianak dengan Kabupaten Kubu Raya.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengingatkan warga Perumnas IV untuk tidak khawatir kehilangan haknya dan tidak berpersepsi kesulitan mengurus catatan kependudukan.

Hal ini disampaikan Bupati Muda saat menghadiri sosialisasi layanan publik pasca penetapan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 52 Tahun 2020 tentang Batas Daerah Kota Pontianak dengan Kabupaten Kubu Raya yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kaimantan Barat, di Halaman SDN 41 Sungai Ambawang, Perumnas IV, Jumat (10/6/2022).

Bupati Muda menyebutkan warga khususnya warga Perumnas IV tentu sekarang sudah lega, karena melalui Permendagri Nomor 52 Tahun 2020 tentang Batas Daerah Kota Pontianak dengan Kabupaten Kubu Raya sudah sangat jelas. "Sebenarnya persepsi saja, sulit mengurus ini itu. Sebetulnya sekarang serba mudah, apalagi sudah serba online," katanya.

Bupati Muda juga menyampaikan, berkaitan dengan hak-hak warga, tidak perlu khawatir kehilangan haknya, seperti berbagai bantuan dari pemerintah, warga bisa mengurus dan memutasi catatan kependudukannya saja.
Jadi tidak usah khawatir, semua bantuan dari pemerintah bisa dimutasikan," kata dia.

Dikatakannya sosialisasi yang digelar Ini merupakan penegasan untuk pelayanan publiknya, denganpenegasan ini  tidak ada tumpang tindih kewenangan lagi. "Supaya camat, lurah tidak bingung lagi. Sekarang sudah bisa memberikan pemahaman  kepada warga," ujar Bupati


Ia juga menyebutkan  menyebutkan, karena wilayah ini masih sangat kurang sekolah, khususnya SMA/SMK, maka kita akan mengajukan atau mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat agar membangun SMA/SMK. "Karena sekarang ini sekolah itu menggunakan zonasi, maka nanti kita usulkan agar dibangun SMA di sini sekaligus SMP juga," ujarnya. Bupati Muda menegaskan hingga saat ini baik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kota Pontianak dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sudah menjalankan tanggung jawab berkaitan penetapan batas wilayah berdasarkan Permendagri Nomor 52 tahun 2020 itu. (Hermansyah)
Share:
Komentar

Berita Terkini